PPPQ

PPPQ (PUSAT PEDULI PENGHAFAL QUR'AN)
Penghafal Qur'an
Penghafal Qur'an seharusnya mempunyai kedudukan yang istimewa dimasyarakat Indonesia karena keberadaan merekalah Qur'an yang berisi kalimat-kalimat ucapan Allah SWT bisa terjaga keasliannya. Dan kitalah yang seharusnya memuliakan mereka dengan memberikan nafkah untuk kesejahteraan hidupnya, agar mereka selalu senantiasa dapat terus menjaga hafalannya dan mengajarkannya.

Namun seperti kita ketahui bersama bahwa keadaan kesejahteraan para penghafal Qur'an jauh dari yang seharusnya, karena ketidak pedulian kita padahal secara terang Allah ungkapkan di Qur'an bahwa merekalah yang tergolong sebagai orang yang tidak meminta-minta meskipun sebenarnya mereka sangat membutuhkan, dikarenakan penghambaannya kepada Allah sajalah yang membuat mereka pasrah dan berserah diri kepada Allah SWT atas segala ketetapan dan keputusanNya.

Meskipun demikian (sifat mereka seperti itu) bukan berarti kita berlepas tangan terhadap kondisi mereka, melainkan justru kita harus bergerak untuk terus berupaya membuat kehidupan mereka menjadi lebih sejahtera. Jangan pernah berfikir, "enak banget mereka ga ngapa2xin tapi hidupnya jadi sejahtera karena hidupnya kita yang nanggung" bisa jadi ungkapan inilah yang masih menyelimuti hati dan pikiran kita sehingga kita tidak tergerak untuk membantu kehidupan mereka.

Tidakkah anda ketahui bahwa para penghafal Qur'an dikarenakan kebutuhan ekonominya harus bergelut dengan pekerjaan yang tidak layak bagi mereka, bukannya bermaksud merendahkan profesinya, tapi para penghafal Qur'an ada yang mencari nafkah dengan menjadi tukang becak, tukang ojek, kuli bangunan, tukang bajaj, dll. Hal ini memang diantaranya karena tingkat pendidikan mereka yang hanya sampai SMP/SMA, tapi seharusnya bukan jadi hambatan bagi mereka untuk mendapat pekerjaan ataupun penghasilan yang layak, bukankah Allah telah memuliakan mereka dengan hafalan Qur'annya.

Tidakkah anda ketahui bahwa para penghafal Qur'an harus membaca (muraja'ah) Qur'an paling sedikit 5 juz sehari dan mengkhatamkannya dalam waktu 6 hari, guna terjaga hafalannya. Lalu bagaimana keadaan hafalannya ketika mereka harus membaginya dengan pekerjaan yang membutuhkan tenaga dan pikiran yang terlalu berat, apakah anda yakin hafalannya masih terjaga........ ? bandingkan dengan kita yang membaca satu juz sehari saja sudah beratnya minta ampun, kadang bisa kadang setelah seminggu baru bisa lagi, asytaghfirullah......!

tidakkah anda ketahui bahwa para penghafal Qur'an dikarenakan kebutuhan ekonominya dengan pekerjaan kasarnya dan muraja'ah yang tidak terjaga (tidak bisa 5 juz sehari) maka lambat laun hafalannya berkurang dan lama-kelamaan hilang terganti dengan informasi obrolan yang tidak penting diselingi asap rokok yang mengepul dari mulutnya yang biasanya digunakan untuk menghafal Qur'an. MasyaAllah.

Lalu dimana kita yang belum bisa menghafalkan Qur'an 30 Juz, tidakkah kita ingin bersama-sama mereka diSurga bertemu dengan Rasulullah SAW. Setiap pekan mereka mengkhatamkan Qur'an dan ditutup dengan doa khataman Qur'an yang bisa langsung membuka pintu langit dan diijabah Allah SWT. Tidakkah kita ingin dijadikan keluarganya yang bisa diberi syafaat diakhirat kelak manakala kita mau menanggung kebutuhan hidupnya., Wallahu'alam mana tahu nama kita adalah salah satu yang diajukan olehnya untuk mendapatkan syafa'at. lebih dari itu tidakkah kita ingin mendapat ridho Allah karena termasuk orang yang membantu kehidupan hamba yang dimuliakanNya.

Baiklah ini saatnya bagi anda untuk berbuat dengan menyalurkan donasi berapapun yang anda miliki, diniatkan karena Allah ditujukan untuk kesejahteraan para perngahafal Qur'an. semoga Allah membalas kebaikan anda semua denga pahala dan rezeki yang melimpah, amin ya rabbal'alamin

Rekening Donasi : 
Nomor Rekening 1014499942 a/n PUSZAKI di BRI Syariah (Kode Bank 422)