Dermawan


BELAJAR JADI DERMAWAN DUNIA


Dunia Islam sudah tidak asing dengan perihal kedermawanan, masih jelas dalam ingatan kita bagaimana Rasulullah SAW beserta sahabat-sahabatnya adalah pelopor dan pemberi contoh yang paling baik dalam hal kedermawanan. Saya ingin menekankan disini bahwa Rasulullah dan para sahabat adalah orang-orang kaya raya, karena beliau-beliau itu adalah para saudagar dan pedagang/pengusaha yang handal disinyalir kekayaannya pun bernilai triluyunan jika dirupiahkan. Lalu apa maksudnya, maksudnya adalah dengan kekayaannya itu beliau bukan menjadi orang yang kikir, bakhil, pelit, pengeretan, tapi justru menjadi sosok yang dermawan dengan selalu mesedekahkan uang dan hartanya dengan jumlah yang besar dsn banyak.


Kisah Rasulullah SAW yang sangat dermawan sampai-sampai tidak pernah menyisakan makanan tertinggal sampai keesokan harinya kecuali disedekahkannya, Dan seluruh harta kekayaannya habis untuk dipergunakan dalam perjuangan membela Islam. Dan ketika baju yang sedang dikenakannya disenangi orang dan diminta Beliau tidak ragu untuk melepaskannya saat itu juga.


Bagaimana Kisah sahabat Umar Bin Kahattab RA, yang berlomba dengan sahabat Abu Bakar Ashshidiq dalam memberikan hartanya untuk memberikan modal kepada pasukan kaum muslimin dalam berperang, dimana Umar Bin Khattab RA, memberikan setengah hartanya, dan Abu Bakar Ashshidiq RA, memberikan seluruh hartanya. dan jangan anda bayangkan hartanya sedikit, tidak melainkan harta mereka banyak karena mereka kaya raya.


Kisah sahabat Usman bin Affan RA, yang tidak mau ditawar dagangannya dengan 2x, 3x, malahan beliau serahkan semua untuk kepentingan dijalan Allah karena mengharapkan balasan dari Allah (10x, 100x, 700x, bahkan tidak terhingga) yang bisa lebih dari yang ditawarkan orang-orang tersebut. Dilain waktu Beliau membeli sumur yang dikuasai oleh orang yahudi dengan harga yang sangat mahal, karena sumur itu adalah sumur satu-satunya yang masih mengeluarkan air sehingga banyak kaum muslimin yang mengantri disumur itu dan membeli air dari orang yahudi. Setelah dibeli oleh Usman Bin Affan RA, sumur itu beliau bebaskan kepada penduduk Muslim untuk mengambilnya tanpa harus membayar.


Kisah Sahabat Abdurrahman Bin Auf RA, yang menyedekahkan seluruh kafilah dagangnya yang bernilai trilyunan kepada Rasulullah untuk kepentingan ummat Islam ketika diberikabar bahwa beliau akan masuk surga dengan merangkak, maka bergegas dia mesedekahkan semua kafilah dagangnya yang sedang memasuki kota madinah, sampai-sampai dirasakan kota madinah bergetar oleh hentakan rombongan kafilah dagangnya yang panjangnya memenuhi setengah kota Madinah.


Namun belakangan kita jarang mendengar bahkan mungkin tidak pernah mendengar kaum muslimin melakukan hal yang spektakuler seperti Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Namun bukannya mau bagaimana-bagaimana, kita baru saja dikejutkan oleh sang pemilik dan Pendiri perusahaan jejaring sosial Facebook Mark Zukerberg sukses mencatatkan namanya sebagai orang yang paling dermawan di Amerika Serikat (AS) setelah memberikan sumbangan terbesar senilai hampir US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 12 Trilyun. Sumbangan tersebut disumbangkan melalui Sillicon Valley Community Foundation.


Seperti dikutip dari CNBC, Kamis (2/1/2014), perusahaan penyalur donasi, Chronicle of Philanthropy, Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, menyumbangkan 18 juta saham Facebook senilai US$ 990 juta atau setara Rp 12 triliun pada Desember (kurs: Rp 12.243 per dolar AS). Jumlah tersebut setara dengan hampir 30% dari total sumbangan warga AS sepanjang tahun lalu sebesar  US$ 3,5 miliar. Donasi tersebut ditujukan untuk membantu kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi perusahaannya. Aksi tersebut juga membuat Zuckerberg menjadi dermawan pertama berusia di bawah 30 tahun yang memberikan sumbangan dalam jumlah terbesar di AS seperti diberitakan oleh Oleh: Siska Amelie F Deil Kamis, 02 Januari 2014 11:41dan terhitung sebulan setelahnya Seperti dikutip dari CNBC, Selasa (25/2/2014), pekan lalu Zuckerberg menggemparkan dunia teknologi dengan membeli aplikasi chatting WhatsApp seharga US$ 19 miliar atau setara dengan Rp 222,6 triliun. hal ini menandakan janji Allah SWT akan terbukti bagi siapa saja yang bersedekah akan dibalas berkali-kali lipat.


Kalau kita membaca berita diatas, terlintas dalam pikiran seperti bukan hal yang aneh, sesuatu yang biasa, wajar saja karena dia orang asing. Padahal seharusnya kita yang lebih berhak untuk bisa melakukan seperti yang dia lakukan, lebih berhak mendapatkan seperti yang dia dapatkan, karena orang Islam lah lebih mendapat amanah untuk mengelola kekayaan Alam dan sumber-sumbernya, tentu harus dipergunakan untuk sebesar-besar manfaatnya bagi manusia secara universal. maka marilah kita belajar memulai untuk bersedekah dengan jumlah yang banyak dan besar cobalah lakukan minimal sekali seumur hidup dan rasakan hasilnya. InsyaAllah dijamin Allah akan membuktikan janjinya kepada siapapun yang bersedekah. Mulai dari seperempat, sepertiga, setengah, tiga perempat atas harta yang kita miliki, dan seterusnya. Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan melainkan bertambah.... bertambah..... bertambah.
 

Selamat Menikmati Hidup


Salam PUSZAKI